Posts filed under 'Artikel'
Wanita dari tulang rusuk?

Dalam sebuah hadis yang sahih yang direkodkan oleh Bukhari dan Muslim, nabi berkata,
“Aku berwasiat kepada kamu supaya menjaga wanita dengan sebaik-baiknya kerana mereka dijadikan daripada tulang rusuk dan sebengkok-bengkok tulang rusuk adalah yang di bahagian teratas. Sekiranya kamu cuba meluruskannya, kamu akan mematahkannya dan sekiranya kamu membiarkannya akan terus bengkok selama-lamanya. Jesteru, berpesan-pesanlah tentang wanita (dengan kebaikan).”
Adakah ayat ini bermaksud bahawa wanita secara umumnya dijadikan oleh Allah daripada tulang rusuk lelaki? Sebenarnya,di dalam A-Quran Allah menyatakan dengan jelas manusia sebenarnya berasal dari nutfah (iaitu air mani yang sedikit) yang bercampur dengan benih wanita, kecuali nabi Adam yang berasal daripada tanah. Berhubung dengan ini dalam surah Al-Haj ayat 5 Allah menjelaskan
“Wahai manusia apabila kamu meragui hari kebangkitan (maka ingatlah) kami menciptamu dari tanah , dan kemudian daripada nutfah.”
Oleh kerana kenyataan Al-Quran berhubung dengan kejadian manusia begitu jelas sekali, hadis tidak dapat mencanggahinya. Jesteru hadis ini, yang menyatakan wanita berasal dari tulang rusuk lelaki, tidak dapat ditafsirkan dari bentuk yang mencanggahi Al-Quran. Sebenarnya, fokus hadis ini bukannya berkenaan asal-usul kejadian wanita sebaliknya berkenaan kepentingan menghormati dan menjaga wanita dengan baik. Jesteru, di dalam kitab Riadus Solihin, Imam Nawawi meletakkan hadis ini di dalam bab ‘Wasiat Untuk Menjaga Kaum Wanita Dengan Baik’.
Add comment 1 September 2009
Wasiat Rasullullah S.A.W kepada WANITA

Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Berpesan-pesan baiklah kamu kepada perempuan, karena wanita itu terjadi dari tulang rusuk yang bengkok, maka kalau kau paksa meluruskannya dengan kekerasan pasti patah, dan jika kau biarkan tentu akan tetap bengkok, karena itu berpesan-pesan baiklah terhadap wanita itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain: “Wanita itu bagaikan tulang rusuk yang melengkung, jika kau paksa untuk meluruskannya berarti akan mematahkannya, dan jika kau hanya mencari kepuasan dari padanya berarti mencari kepuasan dan tetap ia bengkok.”
Dalam riwayat lain: “Wanita itu terjadi dari tulang rusuk, yang tidak dapat tetap pada suatu peraturan, maka kalau kau hanya bersuka-suka padanya, berarti bersuka-suka dalam bengkoknya, dan jika kau paksa meluruskannya berarti akan mematahkannya. Dan patah itu berarti cerainya. Jadi harus selalu berlaku bijaksana menghadapi wanita itu, supaya dapat menjadi baik.”
Abdullah bin Zam’ah ra. telah mendengar Rasulullah Muhammad saw berkhutbah, dan menyebut onta mu’jizat Nabi Salih, serta orang yang membunuhnya. Bersabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketika bangkit orang terkejam. Bangkit seorang algojo yang amat kejam, yang disegani oleh kaumnya. Kemudian melanjutkan khutbahnya, dan menyebut wanita, maka nabi Muhammad saw bersabda: Sengaja salah satu kamu memukul isterinya bagaikan memukul hamba sahayanya, kemudian kemungkinan pada malam harinya disetubuhinya. Kemudian Nabi Muhammad saw menasihati mereka karena tertawa dan kentut, sabda Rasulullah Muhammad saw: Mengapakah tertawa salah satu kamu dari kejadian tersebut?” (HR. Bukhari dan Muslim)
Abu hurairah ra. berkata: Bersabda Rasulullah Muhammad saw: “Jangan membenci seorang mu’min (lelaki) pada mu’minat (perempuan), jika ia tidak suka suatu kelakuannya, pasti ada juga kelakuan lainnya yang memuaskannya.” (HR. Muslim)
Add comment 1 September 2009
Effective Steps For Your Quick Weight Loss
Contributed by haja sherief
If you want to lose weight and look more attractive…ALL
WITHIN A FEW MONTHS…follow these quick weight loss techniques. They\’ll help make the entire weight loss process faster, easier and more effective over the long-term…
1. EXERCISE IN THE MORNING.
Exercising first thing in the morning raises your metabolism for the whole day and refreshes your mind. Also, people who regularly exercise in the morning are much less likely to skip a workout than those who exercise later in the day.

2. CUT OUT PROCESSED FOODS.
Try to cut out as many processed foods from your diet as possible. Except for specially formulated \’diet\’ foods,
processed foods make it very difficult to lose weight quickly. Stick mainly to lean proteins, whole grains, nuts, seeds, fruits, and vegetables.
3. TAKE A HIGH-QUALITY MULTI-NUTRIENT FORMULA.
This is one of the most important things you can do to help your weight loss efforts and improve your overall health. Today\’s nutrient-deficient foods are a major cause of overeating, lack of energy, and obesity.

4. DRINK MORE WATER.
Drinking water all day long will ensure that your metabolism is running at an optimum level. That means quicker weight loss. Lots of water will also
keep your appetite in check and prevent overeating.
5. REMIND YOURSELF.
Remind yourself of your goals constantly! Put pictures of people who have the type of body you want on your bathroom mirror, refrigerator door, car dashboard, and anywhere you think would be helpful.This technique is a powerful motivator and will help you stay on track.
6. EAT AT THE TABLE.
Never eat while sitting in front of the TV. You are MUCH more likely to overeat the wrong kinds of foods when watching television. When you eat, sit at a table and concentrate on enjoying the taste of your food slowly.
7. DRINK YOUR COFFEE BLACK.
The cream and sugar you add to your coffee in the morning adds hundreds of calories. A cup of plain black coffee has only 10 calories and no fat. Even better, start drinking green or black tea instead of coffee. Zero calories and LOTS of healthy antioxidants!
8. BRUSH YOUR TEETH.
When you get the urge to eat sugary foods, brush your teeth. The taste of toothpaste really reduces sugar cravings.
9. CHEW MINT-FLAVORED GUM.
Whenever you get the urge to snack on sugary or fatty foods chew on a piece of mint gum, preferably sugarless. Just like with toothpaste, the mint flavor lessens the craving for bad foods.
10. EAT MORE FRUIT.
Try to eat 2 – 3 pieces of fruit every day, especially before meals. The fiber will help fill you up and reduce your hunger cravings so that you don\’t overeat. Organic fruit is the best choice and can now be found at many stores.

11. USE NATURAL DIURETICS.
If you want to shed a bunch of water weight quickly, use the following naturally diuretic foods: unsweetened cranberry juice, kelp, parsley, and watercress. They are much healthier and safer than chemical diuretics.
12. SPRINT.
To rev up your metabolism and burn more fat, throw in a few short sprints when you jog. This is a type of exercise called \’interval training\’ and it\’s highly effective for quick fat loss.
13. GET ENOUGH SLEEP.
Tired people are more likely to overeat during the day. Also, a recent university study found that a person\’s metabolism rises 40% when they get enough sleep!
14. CUT OUT THE SUGAR.
If you really want to lose weight quickly, you HAVE to cut refined sugars out of your diet. High sugar foods cause your insulin levels to skyrocket and make it almost impossible for your body to burn fat. That means no sodas, candies, pastries, or undiluted fruit juice.
15. EAT SOME FAT.
Cutting out all fat from your diet is a very bad thing to do for several reasons. The best option is to limit the amount of animal fat you eat and to supplement your diet with \”good\” fats like those found in fish, olive, and
flaxseed oils.
16. RAISE HGH NATURALLY.
If you\’re over 30 years old, your natural human growth hormone levels are on the decline. You can increase them naturally with moderate weight training. A good vitamin supplement will also help considerably.
17. HAVE FUN.
Find exercise options that you enjoy. You can burn as much fat playing an intense game of basketball as you can jogging for half an hour. Also, walking, hiking, and bike riding are some of the most effective weight loss activities around!
I sincerely hope you\’ve enjoyed these quick weight loss tips. Have a great day and best of luck with your weight loss efforts!
Article Source: http://www.articlematrix.comContent Statistic
Add comment 15 Mac 2008
Mahasiswi Islam: Kemana Arahnya??
Kiriman ummah online Oleh: Mohamad Ridhwan Alias
Manusia Hawa dicipta dari tulang rusuk Adam,
Bukan dari kepalanya untuk dijunjung,
Bukan pula dari kakinya untuk dijadikan alasnya,
Tetapi daripada sisinya untuk dijadikan teman hidupnya,
Dekat dengan lengannya untuk dilindungi,
Dekat dihatinya untuk dicinta
Begitulah keindahan bicara ditujukan kepada golongan wanita yang cuba dilupakan peranannya dalam sejarah sesebuah masyarakat. Perkara ini pernah diluahkan oleh Anna Davin pada tahun 1972 dalam artikelnya, Women and History menyatakan “sebaik-baik sahaja kita bertanya bagaimana kehidupan pada masa lalu, kita akan menyedari bahawa perkara ini begitu jarang disentuh”.
Secara tradisi, sejarah perjuangan wanita selalu dikesampingkan bagaikan tidak bernilai. Sebenarnya kita silap, wanita adalah watak sebalik tabir mempunyai jasa yang amat besar dalam setiap perjalanan ketamadunan manusia. Jika kita menyelinap dalam buku Sejarah Melayu versi Winstedt, digambarkan ketika Sultan Mahmud Syah ingin melantik Bendahara, baginda sultan telah mendengar suara bondanya dari balik pintu yang menyuruh baginda melantik Tun Mutahir sebagai Bendahara. Suasana ini menunjukkan kuasa wanita Melayu cukup berpengaruh dalam pelantikan jawatan politik sejak Kesultanan Melayu Melaka lagi.
Masyarakat Melayu mempunyai weltanschuung berasaskan tradisi lelaki yang cukup berpengaruh sehingga wanita Melayu-Islam selalu sahaja dibelenggu kerisauan tentang hak-hak sosial mereka dipermainkan. Perkara ini disuarakan secara sinis oleh Syed Syeikh al Hadi dalam karya saduran yang terkenal Hikayat Faridah Hanum dimana Faridah Hanum menyatakan ketidakpuasan hatinya berdasarkan dialognya “sekalian perempuan bahawa kita sekalian ini tidak berguna di dalam kehidupan perhimpunan kaum dan bangsa dan watan lain daripada kegunaan kuda tunggang atau tukang masaknya dan tukang basuh kain bajunya”.Syed Syeikh al Hadi mengambarkan bahawa selama ini wanita hanya alat yang tidak menyedari tentang hak-haknya sebagai wanita.
Dalam gerakan pelajar terutamanya di Malaysia, peranan mahasiswi juga turut dilupakan sedangkan mahasiswi banyak berjasa dalam gerak kerja gerakan pelajar. Dalam akhbar Mahasiswa dan laman web Idealis Mahasiswa, bagaikan satu pakatan membelasah mahasiswi Islam dengan pelbagai tohmahan. Isu yang paling menonjol adalah kisah mahasiswi Islam yang gagal membahagi masa antara berpersatuan dengan belajar iaitu Wan Norhayati Wan Alias [PMIUTM] dan Nuraimah Suratin [PMIUSM] yang mendakwa mereka telah dipergunakan oleh parti oposisi. Dan terbaru kisah perarakan bermotor mahasiswi Islam dalam pilihanraya kampus 2004 di Universiti Malaya. Walaupun kedua-dua media massa memberikan pandangan yang negatif, para mahasiswi Islam perlulah mencari formulasi yang berkesan untuk menjernihkan objektif dan metode perjuangan mereka di kampus.
Masalah utama mahasiswa dan mahasiswi sekarang adalah tidak mengenali pemaknaan falsafah perjuangan mereka sendiri. Mereka boleh mengenali elemen-elemen pembangunan fizikal tetapi buta daripada mengenali pembangunan insani diri mereka. Menurut Muhammad Abu Bakar dalam artikel Falsafah Perjuangan Mahasiswa, falsafah perjuangan mahasiswa adalah manifestasi dari status mereka sebagai pelajar universiti, fungsi mereka sebagai rakyat yang sudah dewasa dan situasi mereka sebagai kumpulan individu yang seringkali terdedah kepada pengolakan dunia semasa. Ketiga-tiga elemen ini perlu memberi impak kepada pemaknaan diri mahasiswa yang merangkumi watak dan aspirasi mahasiswa. Persoalan yang timbul, berapa kerat mahasiswa yang memahami ketiga-tiga elemen berbanding longlai bersama aktiviti berseronok di universiti?
Golongan terpelajar terutamanya mahasiswi Islam seharusnya faham kedatangan mereka ke kampus bukan sahaja untuk belajar tetapi mengembangkan potensi diri ke arah menjadi manusia yang baik. Menurut Syed Naquib al Attas, manusia baik (good man) bukan sahaja bijak dalam pelajaran tetapi bijak juga dalam berakhlak dan tindakan. Kita juga harus memahami tugas kita sebagai rakyat, bukannya mabuk dengan sifat remaja yang gilakan hedonisme. Sewajar status sebagai pelajar universiti berjaya membedakan diri pelajar dengan remaja di luar kampus. Jika mahasiswi Islam memahami falsafah perjuangan mahasiswa ini, polemik mahasiswa dan politik akan sendirinya terhapus.
Sifat sesetengah pihak atasan yang mengambil sikap berkonflik menyebabkan pelajar tertekan sehingga menelurkan benih politik ekstrem di kalangan mereka. Kita tidak menafikan setiap organisasi mempunyai golongan radikal dan ekstrem yang dianggap pressure group kepada sesebuah organisasi. Tambahan pula, universiti sendiri merupakan sebuah badan politik, dimana persoalan kuasa dan decision-making (membuat keputusan) menjadi satu aspek penting, dan ini merancakkan lagi suasana konflik dan kerjasama yang terdapat di dalam kampus. Golongan ekstrem mahasiswi Islam yang selalu didiskriminatif ini akan mengambilkan tindakan yang radikal jika penguasa kampus melakukan provokasi terhadap mereka. Budaya esktrem ini akan melahirkan mahasiswi Islam seperti Wan Norhayati sehingga gagal dalam pelajaran. Mereka mengikuti aktiviti persatuan tanpa kefahaman asas sehingga mereka berfikiran jumud dan taksub membuta-tuli. Kebiasaannya, golongan ekstrem ini secara automatiknya akan terkeluar daripada gerakan pelajar sesudah sampai waktunya. Paling malang, mereka sendiri menjilat segala tuduhan yang dilontar oleh mereka sendiri sewaktu bersama gerakan pelajar. Selain kebiadapan penguasa universiti, sifat ekstrim mahasiswi Islam terjadi ekoran kejahilan mereka sendiri yang begitu cintakan aspirasi perjuangan Islam sehingga tidak dapat mengawal perasaan marah. Mereka bersemangat berkobar-kobar sehingga lupa batasan kelembutan adab seorang mahasiswi Islam. Keikhlasan dan cinta mereka kepada Islam menyebabkan mereka cuba mempertahankan aspirasi perjuangan Islam sehingga kadangkala melampaui adab dakwah, kaedah dan ilmunya. Justeru, pemimpin gerakan pelajar dan para mahasiswi Islam perlu memikir impak terakhir yang akan menimpa imej perjuangan mereka dalam setiap tindakan mereka. Jangan sampai tindakan yang drastik merosakkan kebaikan yang dilakukan selama ini. Mahasiswi Islam boleh menggunakan pendekatan sebalik tabir melalui kerja-kerja pengurusan organisasi dan pentarbiyahan kader-kader yang taat kepada ajaran Islam. Sesuai dengan sifat perempuan yang lembut, lebih tekun dan beradab, mahasiswi Islam haruslah bertindak sebagai pembantu yang tidak menonjolkan diri agar mahasiswi Islam tidak menghadapi mehnah yang boleh menjatuhkan maruah mereka.
Asiah Ali dalam bukunya Muslimat Pencorak Masyarakat menyarankan mahasiswi Islam berjihad melalui pendidikan dengan peranan menyebarkan ilmu agar kalimah Allah tertegak didalam kampus. Penyebaran ilmu boleh dilakukan dengan menceburi bidang penulisan. Jarang sekali kita melihat pimpinan mahasiswi Islam menulis dalam media massa. Sepanjang pemerhatian penulis hanya Ketua HELWI PMIUM sesi 2002/03 yang giat menulis dalam media massa termasuk dalam majalah Massa dan akhbar tempatan. Menurut Iman Hasan al Banna, kerja yang dilakukan oleh wanita mestilah mengikut keperluan semasa jemaah. Mahasiswi Islam boleh menonjolkan beberapa figure tertentu sebagai jurucakap mereka yang dapat memaparkan imej dan kualiti kepimpinan mahasiswi Islam. Dalam gerakan Ikhwanul al Muslimin, figure muslimat yang dilihat jurucakap muslimat ialah Zainab al Ghazali yang begitu kejam diseksa oleh Rejim Nasser. Walau bagaimanapun, Hajjah Zainab cukup kental menahan seksa walaupun didesak bertalu-talu agar mengaku perbuatan mereka merancang pembunuhan Presiden Nasser. Gerakan pelajar Malaysia pula tidak gersang daripada melahirkan wirawati-wirawati seperti Fatimah Sham yang memimpin Persatuan Mahasiswa Universiti Sains Malaysia dalam demonstrasi pada pertengahan tahun 1970an. Fatimah Sham merupakan anak kepada pejuang tanah Teluk Gong iaitu Hamid Tuah juga adalah presiden pertama di kalangan wanita dalam persatuan mahasiswa universiti di negara ini. Keterlibatan mahasiswi Islam secara terbuka haruslah bergantung kepada keperluan semasa.
Pada alaf baru ini, suka atau tidak akan menuntut mahasiswi Islam agar lebih bermakna dalam kepimpinan gerakan pelajar. Oleh sebab itu pentafsiran syariat secara klasikal mengenai peranan dan kedudukan tentang wanita yang tidak setepatnya dengan kehendak wahyu perlu diberikan pemaknaan kembali yang lebih realistik dengan aspirasi Islam. Mahasiswi Islam juga perlu memahami fiqh wanita yang berubah dan prinsip syariat yang kekal. Dengan pemahaman ini, diharapkan pemikiran mahasiswi Islam dapat dijernihkan daripada taboo tradisi yang menghalangi kecergasan mereka di dalam gerak kerja gerakan pelajar dengan tafsir amali yang baru dan tepat dengan kehendak wahyu Ilahi. Perjuangan mahasiswi Islam dalam gerakan pelajar bergantung kepada quwwat al ruh wa al-‘aql (kekuatan jiwa dan minda) dan kefahaman yang sahih individu pada fikrah perjuangan mereka. Setiap langkah mahasiswi Islam dalam gerakan pelajar mestilah diatur dengan kebijaksanaan agar tidak tertewas dengan cabaran yang diterima.
Pertama, mahasiswi Islam perlu menyalurkan semangat jihad melalui saluran yang betul dengan mengunakan perjuangan bertahap-tahap dan tidak tergesa-gesa untuk mencapai kejayaan. Pihak yang bertentangan jangan dimusuhi tetapi berusaha dengan mesra dan berbaik sangka semasa mendekati mereka. Jadilah diri anda sebagai model yang berakhlak mulia untuk dicontohi mahasiswi lain yang tidak sealiran.
Kedua, mahasiswi Islam perlulah ingat bahawa kampus hanya tapak untuk pentarbiyahan diri. Jika berlaku perkara yang bertentangan, fiqh keutamaan yang bertunjangkan tugas asasi kita sebagai pelajar dan berkhidmat untuk masyarakat serta agama perlu diutamakan. Pilihan mahasiswi Islam perlu tepat dengan keperluan semasa supaya kita tidak menyalahkan orang lain ke atas kegagalan kita. Kes Norhayati sebagai contoh menunjukkan satu kegagalan para mahasiswi Islam menyuburkan kekuatan jiwa dan minda sehingga gagal menguruskan masa untuk berjemaah dan belajar. Akibatnya menyalahkan orang lain setelah gagal dalam pelajaran.
Ketiga, mahasiswi Islam memerlukan keterbukaan pemikiran dan menghormati pertentangan pendapat walaupun sekeras mana pun tekanan diterima. Iman Hasan al Banna menyatakan “jangan sekali-sekali ada unsur negatif (dendam) di hatimu terhadap seseorang tetapi jangan berhenti daripada mengharapkan petunjuk buatnya!’”. Perkara ini penting agar budaya dendam dan ekstrim tidak membiak dalam diri mahasiswi Islam. Selain itu, mahasiswi Islam wajar memiliki keupayaan menerima idea dari luar lingkaran pemikiran mereka sendiri. Kepelbagaian idea daripada pelbagai sumber yang bersifat kontemporari perlulah dikaji, diteliti dan diamat-amati. Oleh sebab itu, kajian pemikiran jangan hanya terhad kepada pemikiran Iman al-Maududi, Iman Hasan al Banna dan Iman Syed Qutb sahaja tetapi meliputi pemikiran tokoh seperti Dr. Hasan Turabi, Rachid al Ghannouchi, Malek Bennabi dan Abul Hasan Ali an Nadwi.
Mahasiswi Islam menggugat?.
Jawaban ini hanya mampu dijawab oleh mahasiswi Islam sendiri. Merekalah yang akan mencorakkan arah perjuangan dengan program pengisian mereka sendiri. Mahasiswi Islam menggugat tidak semestinya bersifat destruktif tetapi memerlukan satu pengarapan sifat alternatif dengan menunjukkan jalan penyelesaian masalah dan melakukan proses pengislahan diri dan masyarakat.
Add comment 14 Mac 2008
Muslimah, dibahumu ada harapan..

![]()
![]()
Assalamualaikum, alhamdulillah bersyukur kepada Allah kerana dengan limpah kurniaNYA, dipermudahkan saya dalam menghasilkan laman blogs ini sebagai wadah penyampaian kalimah-kalimah berguna buat muslimah kita. “Muslimah, dibahumu ada harapan” -memang benar kata-kata ini..muslimah adalah sangat istimewa, mereka dijadikan Allah dengan penuh keindahan dan keistimewaan..berbahagialah wahai muslimah! kerana, Allah menjadikan kita istimewa dan disayangi (^-^)
|
“Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai.” (Hadis Riwayat Ahmad) |
|
1. Doa wanita Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, “Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia”.
2. Pahala Wanita Mengandung Apabila seseorang perempuan mengandung janin dlm rahimnya,maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah mencatatkan baginya setiap hari dgn 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
3. Pahala Wanita Bersalin Apabila seseorang perempuan mula sakit hendak bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
4. Kelebihan Melahirkan Anak Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkanya.
5. Kelebihan Menyusukan Anak Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
6. Pahala Memelihara Anak Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.
7. Menggembirakan Perempuan Barangsiapa yang mengembirakan akan perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah dan orang yang takutkan Allah akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.
8. Keistimewaan Anak Perempuan Barangsiapa membawa hadiah, (barang makan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganay, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail. 9. Ganjaran Menolong Suami Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama,maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun)
10. Ganjaran Wanita Solehah Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan,memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.
11. Darjat Wanita Solehah Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.
12. Hak Suami dan Ibu Aisyah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?? Jawab Rasulullah,”Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah, “Ibunya”.
13. Keutamaan Terhadap Ibu Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
14. Kelebihan Mentaati Suami Wanita yang taat akan suaminya, ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.
15. Ganjaran Mentaati Suami Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana? mana pintu yang di kehendaki dengan tidak dihisab.
16. Keistimewaan Seorang Ibu Syurga itu dibawah tapak kaki ibu.
17. Ganjaran Memelihara Anak Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.
18. Ihsan Terhadap Perempuan Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.
19. Penghalang Api Neraka Daripada Aisyah r.a. Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka. |

2 comments 13 Februari 2008